Suasana pesta ulang tahun di Restoran Chez Gado-Gado, Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta, Badung, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api menghanguskan bangunan restoran beserta sejumlah kendaraan yang berada di lokasi.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 19.30 WITA. Api dilaporkan muncul ketika sejumlah tamu tengah menggelar acara pesta ulang tahun di area pergola restoran.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menjelaskan, kejadian bermula saat tamu memasang dekorasi berupa balon helium untuk memeriahkan pesta.
Situasi berubah drastis setelah terdengar letupan cukup kuat dari arah meja makan di area pergola. Api kemudian dengan cepat menyambar dekorasi pesta hingga merambat ke bagian plafon yang menggunakan material alang-alang.
Material bangunan yang mudah terbakar, ditambah embusan angin, membuat api membesar dalam waktu singkat.
Petugas keamanan restoran, Made Arya Wira Kumara, bersama sejumlah staf sempat melakukan upaya pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api yang semakin membesar.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi. Sebanyak 10 unit mobil pemadam, terdiri dari delapan unit berukuran besar dan dua unit berukuran kecil, diterjunkan untuk memadamkan api.
Setelah berjibaku dengan kobaran api, petugas akhirnya berhasil melakukan penanganan terhadap kebakaran tersebut.
Selain menghanguskan bangunan restoran beserta perabotannya, api juga membakar empat unit sepeda motor yang terparkir di lokasi. Kendaraan tersebut terdiri dari tiga unit Yamaha NMAX dan satu unit Honda Scoopy.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu balon helium yang terkena nyala api lilin ulang tahun. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.
Polsek Kuta telah berkoordinasi dengan Tim Puslabfor Polda Bali untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan sumber api sekaligus mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Polisi juga masih melakukan pendataan terhadap total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut.
Penyelidikan masih berlangsung. Polisi mengimbau masyarakat dan pengelola tempat usaha agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan dekorasi maupun benda yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat menggelar kegiatan di dalam maupun sekitar bangunan.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
