Aksi dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, berakhir gagal. Motor yang sudah berhasil mereka keluarkan dari rumah warga justru tidak bisa dinyalakan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (21/9/2026). Aksi kedua pelaku terekam kamera CCTV dan videonya kemudian beredar di media sosial.
Dalam rekaman CCTV, kedua pelaku terlihat menyatroni kawasan permukiman warga. Mereka kemudian berusaha membawa kabur sebuah sepeda motor dari rumah warga.
Motor berhasil dikeluarkan dari dalam rumah. Namun, ketika hendak dibawa pergi, kendaraan tersebut ternyata tidak dapat dinyalakan.
Kedua pelaku akhirnya terpaksa menuntun motor tersebut bersama-sama. Mereka berusaha menjauh dari lokasi dengan berjalan kaki sambil membawa kendaraan hasil curian.
Namun, belum jauh dari lokasi, gerak-gerik keduanya diketahui warga. Teriakan warga membuat kedua pelaku panik dan langsung melarikan diri.
Salah satu pelaku bahkan terlihat membawa dan mengacungkan senapan. Belakangan, senjata tersebut diketahui merupakan senapan angin.
Keberadaan senapan angin itu membuat warga tidak berani mendekat. Motor yang sebelumnya hendak dibawa kabur akhirnya ditinggalkan begitu saja di tengah jalan.
Nawawi, salah seorang saksi mata, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, warga memilih tidak mendekati pelaku karena salah satu pelaku terlihat membawa senapan angin.
“Motornya ditinggal. Warga ndak berani mendekat karena pelaku bawa senapan angin,” ujar Nawawi, Sabtu (26/9/2026).
Pasca-kejadian tersebut, pengurus lingkungan setempat mulai meningkatkan kewaspadaan. Ketua RT berencana kembali menggalakkan ronda malam atau poskamling untuk memperketat keamanan permukiman.
Warga juga diimbau lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar dan segera melapor apabila menemukan gerak-gerik yang diduga berkaitan dengan tindak kriminal.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
