Nelayan Dihujani ‘Hujan Batu’ Saat Anak Krakatau Erupsi, Panik Sambil Bertakbir

Nelayan Dihujani ‘Hujan Batu’ Saat Anak Krakatau Erupsi, Panik Sambil Bertakbir
liputanjayaraya.com,

Larangan mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau bukan tanpa alasan. Sejumlah nelayan yang tetap mencari ikan di sekitar gunung api tersebut mengalami langsung bahaya erupsi ketika kapal mereka dihujani material vulkanik pada Sabtu (5/9/2026).

Momen menegangkan itu terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman, material vulkanik berukuran kecil terlihat berjatuhan di sekitar kapal, menghantam permukaan laut hingga menimbulkan percikan.

Di tengah kepungan material tersebut, para nelayan terdengar panik dan berulang kali melantunkan takbir sambil berusaha menyelamatkan diri.

«“Ya Allah, hujan batu, Ya Allah. Hujan batu,” teriak salah seorang nelayan dalam video.»

Kapos SAR Bakauheni Rezie Kuswara membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut seluruh nelayan yang berada di kapal berhasil selamat.

Petugas kembali mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau yang masih mengalami erupsi.

Badan Geologi menyatakan Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, wisatawan, dan nelayan dilarang melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung api karena masih terdapat potensi lontaran batu pijar, lava, awan panas, dan hujan abu lebat.

Peristiwa tersebut menjadi peringatan nyata bahwa aktivitas di sekitar gunung api yang sedang erupsi dapat mengancam keselamatan jiwa dalam waktu singkat.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *