Sebuah makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi terbongkar pada Jumat (7/8/2026) pagi. Warga menduga makam tersebut dibongkar orang tak dikenal (OTK) untuk mengambil kain kafan.
Kepala Desa Karanggondang Rudi Puryono mengatakan, kondisi makam pertama kali diketahui warga sekitar pukul 06.00 WIB. Informasi tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa.
“Pagi diketahui makam sudah terbongkar di bagian tengah. Tidak sampai terbuka seluruhnya. Jenazah masih berada di dalam makam,” kata Rudi.
Makam tersebut merupakan makam warga setempat yang meninggal dunia pada Senin Kliwon, 27 Juli 2026.
Menurut Rudi, bagian tengah makam tampak terbuka, namun tidak sampai membuat seluruh makam terbongkar. Dari kondisi tersebut, muncul dugaan pelaku berusaha mengambil bagian kain kafan dengan cara memasukkan tangan melalui celah pada makam.
“Diduga kain kafannya diambil dari bagian yang terbuka,” ujarnya.
Rudi memperkirakan aksi tersebut berlangsung pada Jumat dini hari. Sebab, sekitar pukul 22.00 WIB pada malam sebelumnya, masih terdapat warga yang beraktivitas di sekitar area TPU dan tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan.
Temuan lain di lokasi kemudian membuat warga semakin bertanya-tanya. Di antara reruntuhan makam, warga menemukan sobekan foto seorang pria dan wanita. Sebagian foto disebut dalam kondisi sedikit terbakar.
Warga menduga temuan tersebut berkaitan dengan praktik sihir atau pesugihan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.
Selain sobekan foto, warga juga menemukan sebuah cangkul yang diduga digunakan untuk membongkar makam. Cangkul tersebut ditemukan telah dilempar ke area persawahan yang berada di seberang makam.
“Di lokasi ditemukan cangkul yang dilempar ke sawah dan sobekan foto pria dan wanita. Kondisinya tidak lengkap dan sulit untuk dirangkai kembali,” tutur Rudi.
Hingga kini, identitas pelaku maupun motif pasti pembongkaran makam tersebut belum diketahui. Temuan di lokasi diharapkan dapat membantu mengungkap peristiwa yang membuat warga Desa Karanggondang resah tersebut.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!