Habib Bahar Klaim Pernah Digigit King Cobra, Sebut Ular Mati Dua Menit Kemudian

Habib Bahar Klaim Pernah Digigit King Cobra, Sebut Ular Mati Dua Menit Kemudian
liputanjayaraya.com,

Pendakwah Habib Bahar bin Smith kembali menjadi sorotan publik setelah menceritakan pengalaman yang menurutnya pernah dialami saat digigit ular king cobra.

Cerita tersebut disampaikan dalam sebuah podcast bersama Uya Kuya dan kembali ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam perbincangan itu, Habib Bahar mengaku tidak mengalami dampak serius setelah digigit ular berbisa tersebut. Ia bahkan menyebut ular yang menggigitnya justru mati sekitar dua menit kemudian.

Pernyataan itu disampaikan dalam suasana santai dan disambut gelak tawa para peserta podcast. Potongan video tersebut kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Sebagian pendukung Habib Bahar menilai kisah tersebut sebagai bentuk karamah atau perlindungan dari Tuhan. Di sisi lain, tidak sedikit pengguna media sosial yang mempertanyakan kebenaran cerita itu karena dinilai bertentangan dengan pengetahuan medis dan biologi mengenai efek bisa ular king cobra.

Hingga saat ini, belum ada bukti independen maupun keterangan medis yang dapat memverifikasi klaim tersebut. Cerita yang disampaikan Habib Bahar masih sebatas pengakuan pribadi dalam sebuah tayangan podcast dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

King cobra merupakan salah satu spesies ular berbisa yang dapat menyebabkan gangguan serius pada manusia apabila menyuntikkan bisa dalam jumlah cukup. Namun, tingkat keparahan gigitan dapat bervariasi bergantung pada berbagai faktor, termasuk jumlah bisa yang masuk ke tubuh korban.

Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, kisah tersebut berhasil menarik perhatian publik dan kembali menjadi bahan diskusi di media sosial mengenai batas antara pengalaman spiritual, keyakinan pribadi, dan penjelasan ilmiah.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *