Kereta Kelinci Bawa 54 Penumpang Terguling, 2 Anak Luka Berat

Kereta Kelinci Bawa 54 Penumpang Terguling, 2 Anak Luka Berat
liputanjayaraya.com,

Rencana jalan-jalan rombongan ibu-ibu PKK dari Kelurahan Bandarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kediri, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kereta kelinci yang membawa puluhan penumpang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Minggu (13/9/2026).

Rombongan tersebut sedianya hendak berwisata ke Masjid Baidowi, Kecamatan Plemahan. Namun perjalanan belum sampai tujuan, kendaraan yang membawa mereka justru terguling setelah roda sebelah kiri terlepas dari as roda.

Petugas Damkar Kecamatan Pare langsung bergerak setelah menerima laporan warga. Proses evakuasi dilakukan karena sejumlah penumpang mengalami luka, bahkan terdapat korban yang sempat terjepit di dalam kendaraan.

Kereta kelinci tersebut diketahui membawa 54 penumpang. Akibat kecelakaan itu, dua anak mengalami luka berat. Sementara delapan penumpang lainnya yang terdiri dari anak-anak dan ibu-ibu mengalami luka ringan.

Kecelakaan kereta kelinci juga terjadi di Klaten, Jawa Tengah, pada hari yang sama. Kendaraan wisata yang ditumpangi warga tidak mampu menaklukkan tanjakan di Jalan Dukuh Madirejo, Desa Krikilan, Kecamatan Bayat, sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden tersebut menyebabkan belasan penumpang terluka.

Dua kejadian dalam satu hari ini kembali menjadi alarm penting mengenai aspek keselamatan kendaraan wisata yang membawa banyak penumpang.

Kendaraan wisata bukan sekadar harus mampu berjalan dan mengangkut puluhan orang. Kondisi seluruh komponen vital, terutama roda, as roda, sistem pengereman, hingga kelayakan kendaraan, semestinya dipastikan aman sebelum digunakan mengangkut masyarakat.

Niat awalnya rekreasi bersama untuk mencari kebahagiaan. Namun karena kecelakaan, perjalanan justru berakhir dengan kepanikan dan harus melibatkan petugas penyelamat.

Keselamatan penumpang seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar urusan setelah kecelakaan terjadi.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *