Teledor Bakar Sampah untuk Usir Nyamuk, Kandang di Surabaya Terbakar, 20 Ekor Kambing Mati

Teledor Bakar Sampah untuk Usir Nyamuk, Kandang di Surabaya Terbakar, 20 Ekor Kambing Mati
liputanjayaraya.com,

Sebuah kandang ternak di kawasan Jalan Bulak Banteng Bandarejo, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, terbakar pada Senin (13/7). Kebakaran tersebut mengakibatkan sebanyak 20 ekor kambing yang berada di dalam kandang mati karena tidak sempat menyelamatkan diri.

Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, menjelaskan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh api yang sengaja dinyalakan pemilik kandang, Ilman, untuk menghasilkan asap guna mengusir nyamuk dari area kandang.

Namun, setelah menyalakan api, pemilik kandang meninggalkan lokasi tanpa pengawasan. Saat itu, kondisi cuaca yang panas disertai hembusan angin cukup kencang menyebabkan bara api menyebar dan menyambar material kandang yang mudah terbakar.

Api dengan cepat membesar hingga melalap seluruh bangunan kandang. Sebanyak 20 ekor kambing yang berada di dalam kandang tidak dapat menyelamatkan diri dan akhirnya mati terpanggang.

“Kambing-kambing tersebut tidak bisa keluar menyelamatkan diri, sehingga sebanyak 20 ekor akhirnya terpanggang di dalam kandang,” ujar Kompol Yuyus.

Menerima laporan dari warga, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya bersama anggota Polsek Kenjeran segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Namun, saat petugas tiba, sebagian besar bangunan kandang telah hangus terbakar karena materialnya yang mudah dilalap api.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas bersama warga melakukan proses pembasahan guna memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, terutama saat melakukan pembakaran di area terbuka dan di tengah kondisi cuaca panas serta angin kencang, karena berpotensi memicu kebakaran yang mengakibatkan kerugian besar.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *