Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat verifikasi penerima bantuan sosial (bansos) dengan turun langsung ke tengah masyarakat.
Eri menegaskan, pendataan warga penerima bansos tidak boleh hanya mengandalkan klasifikasi desil. Kondisi riil warga di lapangan harus menjadi salah satu dasar dalam menentukan kelayakan penerima bantuan.
Arahan tersebut disampaikan Eri saat memimpin Apel Pagi Struktural di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (22/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Eri mengingatkan para pejabat struktural bahwa jabatan pemerintahan merupakan amanah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, pejabat diminta tidak hanya bekerja dari balik meja. Mereka juga harus memastikan persoalan yang dihadapi warga diketahui secara langsung melalui pengecekan di lapangan.
Eri meminta perangkat daerah bekerja bersama jajaran kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pengecekan secara berkala hingga tingkat RT dan RW.
“Ketika kerja itu sebuah ibadah, maka lakukan dengan hati yang ikhlas. Muduno rek, turun ke lapangan. Ketika saya turun ke lapangan, masih ada orang tidak punya yang belum mendapatkan bantuan apapun. Hari ini jangan pernah lihat lagi namanya desil,” kata Eri.
Menurut Eri, proses verifikasi penerima bansos juga perlu melibatkan masyarakat setempat.
Penentuan warga yang dinilai layak mendapatkan bantuan diminta dibahas secara terbuka melalui forum warga di tingkat RT. Dengan mekanisme tersebut, kondisi masyarakat dapat menjadi bagian dari proses verifikasi penerima bantuan.
“Forum tersebut setidaknya melibatkan tiga perempat warga dalam satu RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, lurah, camat, LPMK, serta tim pendamping dari Pemkot Surabaya,” katanya.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diarahkan untuk memperkuat proses verifikasi sehingga kondisi warga di lingkungan masing-masing dapat diketahui secara lebih langsung.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
