Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan hewan kurban terbaik untuk masyarakat. Salah satu yang mencuri perhatian adalah seekor sapi jumbo jenis Simental Crossing asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dengan bobot fantastis mencapai 1,2 ton.
Sapi raksasa bernama “Satria” tersebut merupakan milik Suwignyo, peternak asal Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan.
Karena memiliki ukuran tubuh yang jauh lebih besar dibanding sapi pada umumnya, keberadaan Satria di kandang sederhana milik Suwignyo kini menjadi perhatian warga sekitar yang penasaran ingin melihat langsung.
Satria terpilih sebagai hewan kurban Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden setelah melewati proses pemantauan dan seleksi ketat selama dua bulan terakhir.
Tim dari dinas peternakan tingkat kabupaten hingga provinsi turun langsung melakukan pemeriksaan guna memastikan kesehatan serta kualitas sapi dalam kondisi terbaik.
Bagi Suwignyo, terpilihnya sapi miliknya oleh pihak Istana menjadi kebanggaan tersendiri. Bahkan, ini merupakan kali kedua kandangnya dipercaya menyediakan hewan kurban untuk Presiden Republik Indonesia.
“Tentu sangat bangga dan tidak menyangka kembali dipercaya. Nama Satria ini sendiri diberikan oleh anak saya sejak sapi ini masih kecil,” ujar Suwignyo.
Dengan postur tubuh tinggi besar dan bobot mencapai 1,2 ton, Satria memerlukan perawatan khusus agar tetap sehat hingga hari penyembelihan tiba.
Suwignyo mengaku memberikan perhatian ekstra mulai dari pemberian pakan bergizi tinggi, vitamin secara rutin, menjaga kebersihan kandang selama 24 jam, hingga pemeriksaan kesehatan berkala untuk memastikan sapi bebas dari penyakit.
Rencananya, sapi Satria akan dikirim ke wilayah Kecamatan Mantup, Lamongan, untuk disalurkan sebagai hewan kurban Presiden Prabowo pada Hari Raya Iduladha mendatang.
Bagi Suwignyo, Satria bukan sekadar hewan ternak biasa, melainkan sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab karena akan menjadi persembahan kurban dari Presiden untuk masyarakat.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!