Kisah mengejutkan terjadi dalam lomba lari 10K di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang peserta yang berhasil keluar sebagai juara disebut hanya membawa pulang hadiah berupa tiga gelas.
Padahal, sebelumnya peserta tersebut dikabarkan dijanjikan hadiah uang tunai sebesar Rp2 juta bagi pemenang.
Kondisi tersebut kemudian memicu kekecewaan dari orang tua sang juara. Tidak terima dengan hadiah yang diterima anaknya, orang tua peserta tersebut melayangkan protes keras kepada panitia penyelenggara.
Persoalan hadiah itu selanjutnya menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet mempertanyakan komitmen panitia terkait hadiah yang sebelumnya disebut telah dijanjikan kepada para peserta.
Sejumlah warganet juga menilai hadiah berupa tiga gelas tidak sebanding dengan perjuangan dan prestasi peserta yang berhasil menjadi juara dalam lomba lari 10K tersebut.
Peristiwa ini pun memunculkan sorotan terhadap transparansi penyelenggaraan lomba, khususnya terkait informasi hadiah yang disampaikan kepada peserta sebelum pertandingan berlangsung.
Hingga berita ini ditulis, diperlukan penjelasan dari pihak panitia mengenai alasan hadiah yang diterima pemenang berbeda dengan nominal hadiah yang sebelumnya dikabarkan sebesar Rp2 juta.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
