Demo Jakarta Pusat Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Turun Lakukan Pengamanan

Demo Jakarta Pusat Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Turun Lakukan Pengamanan
liputanjayaraya.com,

Sebanyak 4.263 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah titik wilayah Jakarta Pusat pada Jumat (19/6/2026).

Sejumlah lokasi yang menjadi titik aksi antara lain Silang Selatan Monas, Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, hingga Kementerian Keuangan RI.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan ribuan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran.

“Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran),” ujar Erlyn dalam keterangannya, Jumat (19/6/2026).

Erlyn menjelaskan, berdasarkan jadwal yang diterima pihak kepolisian, aksi pertama dilakukan oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Cawan Selatan Monas atau Silang Selatan Monas, Gambir.

Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB.

“Selanjutnya, massa dari Kepresma Universitas Trisakti akan menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR mulai pukul 10.00 WIB. Pada pukul 11.00 WIB, Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia dijadwalkan menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia,” papar Erlyn.

Selain itu, Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara juga dijadwalkan menggelar aksi di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Tugu Tani dan Kementerian Keuangan RI.

Kedua aksi tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.

Erlyn memastikan aparat kepolisian akan melakukan pengamanan dengan pendekatan humanis serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat.

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya,” kata dia.

Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” tandas dia.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *