Saifullah Yusuf Tegaskan Koruptor Tak Bisa Lolos Meski Sudah Pensiun

Saifullah Yusuf Tegaskan Koruptor Tak Bisa Lolos Meski Sudah Pensiun
liputanjayaraya.com,

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial agar menjauhi praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Ia menegaskan bahwa proses hukum terhadap tindak pidana korupsi akan terus berjalan meskipun pelaku telah memasuki masa pensiun.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk penguatan komitmen pemerintah dalam membangun birokrasi yang bersih, profesional, dan berintegritas. Gus Ipul menilai integritas aparatur negara merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

“Jangan pernah berpikir korupsi bisa selesai ketika pensiun. Pertanggungjawaban hukum akan terus berjalan dan bisa menjerat kapan saja,” tegas Gus Ipul.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada tempat bersembunyi bagi aparatur yang dengan sengaja mencederai amanah jabatan demi keuntungan pribadi maupun kelompok tertentu. Menurutnya, setiap ASN harus memahami bahwa jabatan adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sarana memperkaya diri.

Dalam arahannya, Gus Ipul meminta seluruh pegawai Kemensos meningkatkan disiplin, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan program-program pemerintah, terutama yang berkaitan langsung dengan bantuan sosial dan pelayanan masyarakat.

Penguatan pengawasan internal, lanjutnya, menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah potensi penyimpangan anggaran maupun penyalahgunaan kewenangan di lingkungan birokrasi.

Pernyataan Menteri Sosial tersebut mendapat perhatian publik di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi. Pemerintah pun terus mendorong reformasi birokrasi agar pelayanan publik berjalan lebih efektif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *