BOJONEGORO – Seorang pria berinisial IAS, warga Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah nekat membobol kotak amal di sejumlah masjid. Aksi nekat tersebut dilakukan demi mendapatkan uang untuk bermain judi online (judol).
Pelaku berhasil diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Bojonegoro usai serangkaian penyelidikan dan pengembangan kasus. Dari hasil pemeriksaan, IAS mengakui seluruh uang hasil pencurian digunakan untuk memenuhi kecanduannya terhadap judi online.
“Untuk uangnya, saat kami lakukan pengecekan sudah habis semua. Uangnya habis dibuat untuk judol,” ujar Kasatreskrim Polres Bojonegoro, Cipto Dwi Leksono, Sabtu (25/4/2026).
Menurut AKP Cipto, pelaku tergolong spesialis pencurian kotak amal yang menyasar sejumlah tempat ibadah di wilayah kota. Aksi terakhir IAS terekam terjadi di Masjid Al-Qosim, Kelurahan Klangon.
Namun, hasil pengembangan mengungkap bahwa pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi. Sedikitnya ada tiga tempat lain yang turut menjadi sasaran, yakni Masjid Al Islah di Jalan Basuki Rahmad, Musala Al Hidayah di Jalan Panglima Sudirman, serta sebuah masjid di kawasan Perumahan Jalan Ade Irma, Bojonegoro.
Dalam menjalankan aksinya, IAS terbilang nekat sekaligus terencana. Ia selalu membawa peralatan khusus untuk membobol kotak amal agar bisa menguras isinya dengan cepat tanpa menimbulkan kecurigaan warga.
“Barang bukti obeng kita amankan dari dalam tas pelaku. Obeng itu digunakan untuk mencongkel kotak amal,” jelas AKP Cipto.
Meski seluruh uang hasil kejahatan telah habis, proses hukum terhadap pelaku tetap berjalan. Polisi menjerat IAS dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan pemberatan.
“Ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun dan/atau denda kategori V atau maksimal Rp 500 juta,” tegasnya.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bojonegoro guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau para pengurus masjid agar meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengamanan kotak amal untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!