Dipicu Sakit Hati dan Diduga Pengaruh Narkoba, Pria di Surabaya Tega Habisi Nyawa Korban

Dipicu Sakit Hati dan Diduga Pengaruh Narkoba, Pria di Surabaya Tega Habisi Nyawa Korban
liputanjayaraya.com,

Kasus pembunuhan yang menggegerkan warga Surabaya akhirnya berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pelaku diketahui bernama Abdur Rahman alias Man (45), yang kini telah diamankan dan menjalani proses hukum atas kasus pembunuhan terhadap Muhammad Jaiz (57).

Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, tersangka melakukan aksi pembunuhan tersebut seorang diri tanpa bantuan pihak lain.

“Pelaku tunggal. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku melakukan perbuatannya karena emosi dan diduga dipengaruhi setelah mengonsumsi narkoba,” ujar Luthfie, Kamis (7/5/2026).

Terungkapnya motif pembunuhan ini sekaligus menjawab teka-teki yang sempat menjadi perhatian publik. Dalam pemeriksaan intensif oleh penyidik, tersangka mengaku nekat menghabisi nyawa korban lantaran diliputi rasa sakit hati.

Pengakuan tersebut juga terekam dalam video pemeriksaan yang diunggah akun Instagram Jatanras Surabaya pada Minggu (26/4/2026). Dalam video itu, tersangka mengungkapkan kemarahannya setelah mendengar korban diduga hendak melakukan tindakan tidak pantas terhadap adik perempuannya yang telah bersuami.

“Dia kurang ajar, Pak. Dia mau meniduri adik saya. Padahal adik saya sudah punya suami dan suaminya sedang di luar kota. Saya sakit hati adik saya diperlakukan seperti itu,” ujar tersangka di hadapan penyidik.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Kamis, 23 April 2026 tersebut menjadi pengingat bahwa emosi yang tidak terkendali dapat berujung fatal. Polisi memastikan proses hukum terhadap tersangka akan terus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan pribadi dengan tindakan kekerasan, apalagi hingga menghilangkan nyawa seseorang.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *