Viral Penangkapan Terduga Pelaku KDRT di Kalijudan Surabaya, Sempat Kabur hingga Tabrak Pot Bunga

Viral Penangkapan Terduga Pelaku KDRT di Kalijudan Surabaya, Sempat Kabur hingga Tabrak Pot Bunga
liputanjayaraya.com,

SURABAYA — Video penangkapan seorang pria yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di kawasan Jalan Kalijudan X, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (17/5/2026) malam dan menyita perhatian warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika seorang perempuan yang diduga menjadi korban melaporkan tindakan KDRT yang dilakukan suaminya kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Mulyorejo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Namun saat petugas tiba, terduga pelaku diduga panik dan berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Upaya kabur itu berakhir gagal setelah motor yang dikendarainya menabrak pot bunga di tepi jalan, tak jauh dari lokasi rumah.

Insiden tersebut sontak mengundang perhatian warga. Puluhan orang tampak berkerumun menyaksikan proses penangkapan hingga akhirnya video kejadian itu tersebar luas di media sosial.

Setelah terjatuh dari motor, pria tersebut langsung diamankan oleh anggota Polsek Mulyorejo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim AKP Djoko Soesanto membenarkan adanya penanganan kasus dugaan KDRT tersebut. Ia menyebut persoalan rumah tangga pasangan tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan kembali memicu keributan pada malam kejadian.

“Karena permasalahan sudah lama, kemarin itu terjadi lagi. Akhirnya kita amankan yang laki-laki,” ujar Djoko, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, pihak kepolisian sektor hanya melakukan penanganan awal sebelum perkara tersebut dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya.

Sementara itu, Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Surabaya, Kompol Melatisari, membenarkan bahwa terduga pelaku sempat diamankan di unitnya. Namun, proses hukum tidak berlanjut setelah laporan resmi dicabut oleh pihak pelapor.

“Masuk di kita. Tapi sudah dicabut pelapor,” katanya singkat.

Meski laporan telah dicabut, video penangkapan tersebut masih ramai diperbincangkan warganet dan memicu beragam respons terkait penanganan kasus KDRT di lingkungan masyarakat.(radar surabaya)

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : (Hib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *