Pria Lansia Ditusuk di Simokerto Surabaya, Pelaku Residivis Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Pria Lansia Ditusuk di Simokerto Surabaya, Pelaku Residivis Ditangkap Kurang dari 24 Jam
liputanjayaraya.com,

Peristiwa penusukan menggemparkan warga Jalan Pragoto II, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026). Seorang pria lanjut usia berinisial MJ (59) menjadi korban dalam insiden berdarah tersebut.

Pelaku diketahui berinisial AR (45) alias Man. Ia berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polrestabes Surabaya dalam waktu kurang dari 1×24 jam setelah kejadian.

Dalam pemeriksaan, AR mengakui perbuatannya. Ia mengungkapkan telah menusuk korban di tiga bagian tubuh, yakni leher kiri, dada kanan, dan bagian kepala.

Pengakuan tersebut bahkan diperkuat dengan adegan peragaan yang terekam dalam video interogasi yang beredar di media sosial.

Motif penusukan disebut dilatarbelakangi rasa sakit hati. Pelaku berdalih nekat melakukan aksi tersebut karena menduga korban hendak melakukan tindakan tidak pantas terhadap anggota keluarganya.

Usai kejadian, AR langsung melarikan diri. Ia sempat pulang ke rumah untuk berkemas sebelum kabur ke wilayah Kabupaten Sampang, Madura. Namun pelariannya tak berlangsung lama setelah polisi berhasil melacak keberadaannya.

Dari catatan kepolisian, AR merupakan residivis kasus narkotika yang baru bebas pada tahun 2023. Ia juga pernah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penadahan kendaraan bermotor.

Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian serta sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menusuk korban.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari kerja cepat aparat dan dukungan masyarakat.

Sementara itu, pihak keluarga korban menyebut pelaku merupakan teman tongkrongan korban yang cukup dikenal di lingkungan sekitar.

Salah satu saksi juga mengaku sempat berpapasan dengan pelaku pada pagi hari sebelum kejadian, tanpa mengetahui adanya cekcok yang terjadi sebelumnya.

Warga baru menyadari insiden tersebut setelah korban ditemukan dalam kondisi terluka akibat tusukan. Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *