Praktik Jual Anak Ayam Warna-Warni Disorot, Ahli Ingatkan Dampaknya terhadap Empati Anak

Praktik Jual Anak Ayam Warna-Warni Disorot, Ahli Ingatkan Dampaknya terhadap Empati Anak
liputanjayaraya.com,

Pemandangan anak ayam yang dicat dengan warna-warna mencolok dan dijual di pasar tradisional maupun pinggir jalan masih mudah ditemukan di berbagai daerah.

Meski kerap dianggap menggemaskan dan menarik perhatian anak-anak, praktik tersebut kini mendapat sorotan dari para pemerhati kesejahteraan hewan dan ahli psikologi perkembangan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cara anak berinteraksi dengan hewan pada usia dini dapat memengaruhi perkembangan empati mereka di masa depan. Karena itu, memperlakukan hewan sebagai sekadar objek hiburan dinilai berpotensi menanamkan pemahaman yang keliru tentang nilai kehidupan makhluk hidup.

Anak ayam yang diberi pewarna buatan umumnya dijual sebagai hiburan sesaat. Namun banyak di antaranya tidak bertahan lama setelah dibeli karena mengalami stres, dehidrasi, kedinginan, atau kurang mendapatkan perawatan yang sesuai.

Psikolog perkembangan menjelaskan bahwa masa kanak-kanak merupakan periode penting dalam pembentukan rasa empati. Pada fase ini, anak mulai belajar memahami bahwa hewan juga mampu merasakan lapar, takut, sakit, dan stres sebagaimana makhluk hidup lainnya.

“Ketika hewan diperlakukan sebagai mainan yang dapat dibeli, dimainkan, lalu ditinggalkan ketika mati, anak berisiko menganggap penderitaan makhluk hidup sebagai sesuatu yang wajar,” ungkap sejumlah ahli dalam berbagai kajian mengenai perkembangan sosial anak.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menyatakan membeli atau memelihara anak ayam warna-warni secara langsung dapat membuat seseorang menjadi psikopat. Sifat psikopatik merupakan kondisi kompleks yang dipengaruhi

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *