Pipa di Laut Situbondo Viral, Nelayan Mengaku Aktivitas Melaut Terganggu

Pipa di Laut Situbondo Viral, Nelayan Mengaku Aktivitas Melaut Terganggu
liputanjayaraya.com,

Keberadaan pipa yang membentang dari daratan hingga ke perairan laut di kawasan Pantai Situbondo menjadi perhatian masyarakat setelah videonya beredar luas di media sosial.

Pipa tersebut dikeluhkan para nelayan karena dinilai menghambat aktivitas melaut dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan saat mereka beroperasi di perairan setempat.

Dalam video yang beredar, terlihat pipa memanjang dari kawasan daratan menuju laut. Sebagian bagian pipa tampak mengambang di permukaan air, sementara di sekitar ujung pipa terlihat perubahan warna air laut yang memunculkan berbagai spekulasi di masyarakat.

Sejumlah warga menduga pipa tersebut berfungsi sebagai saluran yang mengalirkan cairan dari daratan ke laut. Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai fungsi maupun pihak yang bertanggung jawab atas pemasangannya.

Salah seorang nelayan setempat, Kadari, mengatakan dirinya telah meninjau langsung lokasi bersama personel TNI Angkatan Laut untuk melihat kondisi di lapangan.

“Ada dua pipa yang menjorok sekitar 500 meter dari daratan,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/6/2026).

Menurut Kadari, pipa tersebut memiliki diameter sekitar 25 sentimeter. Posisi pipa tidak seluruhnya berada di dasar laut karena sebagian mengambang di permukaan dan sebagian lainnya berada di bawah air, terutama pada bagian ujung.

Kondisi tersebut membuat nelayan tidak dapat melintas secara langsung di area tersebut ketika hendak menuju lokasi penangkapan ikan.

“Nelayan tidak bisa lewat begitu saja. Kami harus memutar arah untuk menghindari bagian pipa yang mengambang di permukaan laut,” jelasnya.

Selain mengganggu jalur pelayaran nelayan, keberadaan pipa itu juga menimbulkan kekhawatiran terkait kemungkinan dampaknya terhadap lingkungan laut apabila digunakan sebagai saluran pembuangan.

Menindaklanjuti laporan yang beredar, TNI Angkatan Laut melalui Pos AL Panarukan Situbondo telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

Komandan Pos TNI AL Panarukan Situbondo, Lettu Didin Abidin, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami melakukan pengecekan guna memastikan keberadaan pipa tersebut serta menilai dampaknya terhadap aktivitas nelayan dan kondisi lingkungan perairan,” katanya.

Menurut Didin, pihaknya juga memperhatikan potensi dampak terhadap ekosistem laut, termasuk terumbu karang dan biota yang hidup di kawasan perairan tersebut.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan informasi lebih lanjut dari instansi terkait untuk memastikan fungsi pipa serta dampaknya terhadap lingkungan,” tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang mengenai asal-usul, fungsi, maupun legalitas pemasangan pipa yang menjadi perhatian masyarakat tersebut.

Warga berharap investigasi dapat segera dilakukan secara menyeluruh agar tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan laut maupun aktivitas ekonomi nelayan di kawasan Pantai Situbondo.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Shohib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *