Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan setelah ditaklukkan Madura United dengan skor 1–2 pada pekan ke-28 BRI Super League.
Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4/2026) malam WIB, hasil ini memperpanjang tren negatif Bajul Ijo dalam beberapa pertandingan terakhir. Tim asuhan Bernardo Tavares kini berada di bawah tekanan besar untuk segera memperbaiki performa jika masih ingin bersaing di papan atas klasemen.
Jalannya Pertandingan
Madura United tampil efektif sejak awal laga. Mereka membuka keunggulan pada menit ke-12 melalui gol Lulinha yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya.
Tuan rumah yang berusaha bangkit justru kembali kebobolan pada menit ke-64. Riquelme Silva sukses menggandakan keunggulan menjadi 2–0, membuat Persebaya semakin tertekan.
Persebaya baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81 melalui gol Riyan Ardiansyah. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, Bajul Ijo gagal mencetak gol penyeimbang dan harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1–2.
Tren Negatif Berlanjut
Kekalahan dari Madura United memperpanjang catatan buruk Persebaya. Sebelum derbi Suramadu ini, mereka kalah 1–5 dari Borneo FC, sempat menang lawan Persita, namun kemudian kalah telak 0–3 dari Persija Jakarta pada 10 April lalu.
Pelatih Bernardo Tavares menyoroti sejumlah kelemahan tim, terutama kesalahan di lini belakang dan buruknya transisi permainan yang kerap dimanfaatkan lawan. Padahal, sebelumnya Persebaya sempat mencatatkan tren positif dengan 13 laga tanpa kekalahan sebelum performa menurun sejak Februari.
Dampak di Klasemen
Akibat kekalahan ini, Persebaya tertahan di peringkat keenam klasemen sementara BRI Super League dengan 42 poin dari 27 pertandingan (11 menang, 9 imbang, 8 kalah).
Di sisi lain, Madura United naik ke peringkat ke-14 dan menjauh dari zona degradasi. Persaingan papan atas masih dikuasai Persib Bandung (64 poin) diikuti Borneo FC (60 poin).
Jika tidak segera berbenah, peluang Persebaya menembus papan atas akan semakin sulit di sisa musim ini.(𝐦𝐳𝐚)
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!