Nahas Saat Ingin Masuk Jalan Raya, Mahasiswi Jombang Tewas Tertabrak Truk Gandeng

Nahas Saat Ingin Masuk Jalan Raya, Mahasiswi Jombang Tewas Tertabrak Truk Gandeng
liputanjayaraya.com,

Sebuah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang wanita muda di Jalan Raya Jombang Surabaya, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (6/6/2026), melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban dan sebuah truk gandeng.

Korban tewas seketika di lokasi kejadian diketahui berinisial DNK atau Dwi Nur Kumalasari (21). Almarhumah merupakan seorang mahasiswi dan warga asli Desa Badas, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, M Ali Mustofa, insiden bermula ketika korban mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi S 3531 OCB melaju dari arah utara. Saat tiba di titik kejadian, korban diduga berniat untuk belok ke arah barat guna memasuki jalur utama Jalan Raya Jombang-Surabaya.

Namun, naas menimpa korban. Pada saat yang bersamaan, sebuah truk gandeng bernomor polisi AG 9763 UB yang dikemudikan oleh Julianto (31) sedang melaju kencang dari arah timur.

“Dari keterangan saksi, korban dari arah utara hendak belok ke barat untuk masuk jalan raya. Meski terlihat ada truk gandeng approaching dari arah timur, korban tetap memaksa masuk hingga akhirnya tabrakan tidak dapat dihindarkan,” ujar Ali Mustofa saat dikonfirmasi di lokasi, Sabtu sore.

Akibat hantaman keras dari sisi kendaraan besar tersebut, Dwi Nur Kumalasari mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuh. Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, sopir truk gandeng, Julianto, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka berarti.

Petugas kepolisian bersama tim relawan gabungan segera tiba di lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap serta faktor penyebab utama kecelakaan, termasuk kemungkinan kelalaian manusia (human error) atau kondisi jalan.

Kejadian ini kembali menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas saat akan berbelok atau bergabung ke jalur utama.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : GFR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *