Dapur SPPG Demak Disegel Total Usai Dugaan Keracunan Massal, 134 Korban Dirawat

Dapur SPPG Demak Disegel Total Usai Dugaan Keracunan Massal, 134 Korban Dirawat
liputanjayaraya.com,

Demak, Jawa Tengah – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak resmi disegel total menyusul insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan santri dan pelajar.

Sedikitnya 134 orang dilaporkan mengalami gejala keracunan dan harus menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.

Peristiwa ini memicu kekhawatiran masyarakat sekaligus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Penutupan dapur SPPG dilakukan sebagai tindak lanjut dari rekomendasi Badan Gizi Nasional, guna mencegah potensi risiko lanjutan sambil menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian.

Saat ini, lokasi pengolahan makanan yang dikelola oleh Yayasan Khidmatul Ummah Madani berada dalam pengawasan ketat aparat kepolisian. Seluruh aktivitas produksi telah dihentikan sepenuhnya hingga proses investigasi dinyatakan selesai.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Demak, Ali Maimun, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting.

Di antaranya adalah perbaikan menyeluruh terhadap sistem pengolahan makanan, standar kebersihan, serta prosedur distribusi sebelum dapur tersebut diizinkan kembali beroperasi.

“Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan pangan dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang,” ujarnya.

Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber pasti keracunan. Pemeriksaan terhadap bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan menjadi fokus utama dalam pengusutan kasus ini.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keamanan pangan yang ketat, terutama pada fasilitas penyedia makanan dalam jumlah besar seperti dapur layanan gizi.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *