Surabaya – Aksi nekat dilakukan seorang satpam taman kanak-kanak (TK) di Surabaya. Bukannya menjaga keamanan, pria bernama Bambang (38) justru membobol sekolah tempatnya bekerja dan mencuri uang puluhan juta rupiah.
Pelaku ditangkap aparat Polsek Rungkut di rumahnya di kawasan Jalan Medokan Ayu. Setelah diamankan, Bambang juga dibawa ke lokasi kejadian untuk memperagakan aksinya yang dilakukan menjelang Lebaran.
Kasus ini terungkap setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di TK Islam Al Fajar yang berlokasi di Jalan Medokan Sawah. Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui beraksi seorang diri dan sempat merekayasa kejadian agar tampak seperti pencurian oleh orang lain.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku merusak gembok pagar menggunakan batu paving, mematikan aliran listrik, hingga merusak kamera CCTV. Setelah itu, ia membobol pintu ruang kepala sekolah menggunakan obeng dan pisau.
Kapolsek Rungkut, Agus Santoso, menjelaskan bahwa pelaku kemudian mengambil uang tunai sebesar Rp43 juta yang tersimpan di meja kepala sekolah.
“Pelaku mematikan listrik agar tidak terekam CCTV, lalu merusak pintu dan masuk ke ruang kepala sekolah untuk mengambil uang,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Aksi tersebut dilakukan saat libur Lebaran, ketika kondisi sekolah sedang sepi. Ironisnya, Bambang sempat berpura-pura menjadi korban dan melaporkan kejadian itu ke polisi. Namun, keterangan yang disampaikan dinilai janggal hingga akhirnya mengarah pada dirinya sendiri.
Diketahui, pelaku telah bekerja sebagai penjaga sekolah selama tiga tahun. Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa obeng, pisau, dompet, serta tas yang digunakan untuk menyimpan uang hasil curian.
Saat ini, Bambang telah diamankan dan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!