Pelajar Dibacok Saat Melawan Begal di Pasuruan, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Pelajar Dibacok Saat Melawan Begal di Pasuruan, Dua Pelaku Ditangkap Polisi
liputanjayaraya.com,

Aksi begal sadis yang menimpa seorang pelajar di Kabupaten Pasuruan akhirnya berhasil diungkap polisi. Dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap setelah membacok korban karena melawan saat handphone miliknya hendak dirampas.

Dua pelaku yang telah diamankan masing-masing berinisial Agus, warga Desa Curahdukuh, serta Zainuri, warga Desa Rejosari, Kecamatan Kraton. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Decky Tjahjono Triyoga mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan untuk memburu pelaku yang kabur.

“Ada satu pelaku lagi dalam pengejaran,” ujar AKP Decky, Selasa (12/5/2026).

Peristiwa pembegalan itu sebelumnya terjadi di sebuah jembatan kecil di wilayah Kecamatan Kraton sekitar pukul 03.00 WIB. Korban berinisial WI, seorang pelajar asal Desa Dhompo, saat itu sedang duduk bersama temannya.

Tiba-tiba dua pelaku datang sambil membawa celurit dan langsung meminta korban menyerahkan handphone miliknya. Namun korban menolak dan mencoba mempertahankan barang berharganya.

Karena korban melawan, pelaku kemudian membacok korban menggunakan senjata tajam hingga mengenai lengan kanan korban. Setelah korban terluka, para pelaku langsung merampas handphone korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi menyebut komplotan begal tersebut dikenal nekat dan tidak segan melukai korban demi melancarkan aksinya. Saat ini aparat masih memburu satu pelaku lain guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ash

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *