Aktivitas salah satu tempat hiburan malam di kawasan Tunjungan Plaza, Surabaya, masih berlangsung hingga dini hari. Namun, sejumlah remaja yang datang secara berkelompok justru harus menghentikan langkah mereka di depan pintu masuk.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (4/10/2026), di Station Top 10 Surabaya. Puluhan remaja tampak berkumpul di area pintu masuk dan sempat menjalani pemeriksaan awal oleh petugas keamanan.
Setelah dilakukan pemeriksaan, rombongan tersebut tidak diperbolehkan masuk ke area diskotek. Mereka kemudian mendapat arahan dari petugas keamanan dan diminta meninggalkan lokasi.
Penolakan itu berlangsung ketika aktivitas pengunjung lainnya masih terlihat. Sejumlah pengunjung tetap berdatangan dan masuk ke tempat hiburan malam tersebut.
Salah seorang pengunjung, Adi, membenarkan adanya rombongan remaja yang ditolak masuk oleh petugas keamanan.
Menurut dia, penolakan diduga berkaitan dengan usia para calon pengunjung yang dinilai belum memenuhi ketentuan untuk memasuki tempat hiburan malam.
«“Anak-anak itu memang tidak diperbolehkan masuk sama security karena diduga kuat masih di bawah umur,” ujar Adi saat ditemui di sekitar lokasi, Minggu (4/10/2026) dini hari.»
Adi mengatakan, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penyaringan terhadap calon pengunjung sebelum diperbolehkan memasuki area diskotek.
Namun demikian, usia para remaja yang ditolak masuk belum dapat dipastikan secara independen. Dugaan bahwa mereka masih di bawah umur sejauh ini hanya berdasarkan penilaian awal petugas keamanan di lokasi.
Belum diketahui pula apakah seluruh calon pengunjung yang hendak masuk menjalani pemeriksaan identitas dengan prosedur yang sama.
Hingga berita ini ditulis, manajemen Station Top 10 Surabaya belum memberikan keterangan resmi mengenai kejadian tersebut, termasuk terkait mekanisme pemeriksaan identitas, batas usia pengunjung, serta alasan penolakan terhadap rombongan remaja tersebut.
Liputan Jaya Raya masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak manajemen untuk mendapatkan informasi yang berimbang.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
