Norwegian Air menghadapi gugatan dari bintang Manchester City, Erling Haaland, setelah maskapai tersebut menggunakan foto yang menampilkan ciri khas sang striker untuk kepentingan kampanye komersial tanpa izin.
Kontroversi bermula ketika Norwegian Air mengunggah foto sebuah pesawat yang menampilkan gambar kuncir kuda pirang khas Haaland. Unggahan tersebut beredar saat gelaran Piala Dunia dan digunakan maskapai untuk mempromosikan penjualan tiket.
Melalui media sosial, Norwegian Air bahkan menulis kalimat bernada bangga, “Kami belum pernah terlihat lebih Norwegia.”
Namun, penggunaan citra Haaland itu ternyata tidak mendapat persetujuan dari sang pemain maupun perusahaannya.
Haaland kemudian mengambil langkah hukum. Ia menilai karakteristik visual yang menjadi ciri khas dirinya bukanlah materi yang dapat digunakan begitu saja untuk kepentingan promosi komersial.
Norwegian Air memang telah menghapus unggahan tersebut. Namun, penghapusan itu tidak menghentikan proses hukum yang sudah berjalan.
Pihak maskapai sebelumnya menyebut gugatan tersebut sebagai sesuatu yang “tidak masuk akal.” Meski demikian, perkara kini berlanjut ke pengadilan.
Sidang pendahuluan dijadwalkan berlangsung pada 9 Oktober di sebuah pengadilan di Oslo, Norwegia.
Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa dalam dunia pemasaran, penggunaan identitas atau ciri khas figur publik untuk kepentingan komersial dapat berujung pada persoalan hukum ketika tidak disertai izin.
Bagi Haaland, kuncir kuda bukan sekadar gaya rambut. Ciri khas itu telah melekat kuat pada identitas sang pemain—dan kini menjadi bagian dari sengketa hukum dengan salah satu maskapai asal negaranya sendiri.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
