Peringatan Hari Lahir (Harlah) Majelis Pengajian Sabilu Taubah yang diasuh Gus Iqdam menuai kecaman dari warganet.
Sorotan muncul setelah beredar video yang memperlihatkan seorang penyanyi dangdut atau biduan bergoyang erotis di atas panggung dalam acara tersebut.
Video itu memicu perdebatan di media sosial. Sejumlah warganet mempertanyakan kepantasan penampilan hiburan tersebut dalam kegiatan yang membawa nama majelis pengajian.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH Hasan Ubaidillah, turut menyayangkan adanya penampilan penyanyi dangdut dalam peringatan harlah tersebut.
Menurutnya, kehadiran hiburan semacam itu dinilai tidak etis untuk acara yang identik dengan kegiatan keagamaan.
Sorotan ini kembali memunculkan diskusi mengenai batas kepantasan hiburan dalam kegiatan keagamaan.
Sebagian masyarakat berharap acara majelis pengajian tetap mengedepankan nilai-nilai kesopanan serta menjaga marwah kegiatan dakwah.
Meski demikian, penilaian terhadap keseluruhan acara perlu mempertimbangkan konteks kegiatan dan keterangan dari pihak penyelenggara.
Klarifikasi dari pengelola Majelis Sabilu Taubah terkait penampilan yang menjadi sorotan tersebut juga diperlukan agar persoalan ini dapat dipahami secara utuh.
Catatan: Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang diberikan. Pernyataan lengkap KH Hasan Ubaidillah, tanggapan pihak Gus Iqdam, serta konteks dan waktu kejadian perlu diverifikasi sebelum berita diterbitkan.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!
