Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah yang berlangsung mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026.
Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluasi menyeluruh dan pembenahan tata kelola program agar pelaksanaannya semakin efektif dan tepat sasaran.
Penghentian sementara tersebut berlaku bagi seluruh penerima manfaat program, termasuk peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Selama periode liburan, BGN akan memanfaatkan waktu untuk melakukan audit dapur penyedia makanan, penataan sistem distribusi, perbaikan data penerima manfaat, serta penguatan standar operasional di lapangan.
Wakil Kepala BGN menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi internal lembaga guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan program berjalan lebih optimal saat kembali dilaksanakan setelah liburan sekolah berakhir.
Audit dan evaluasi dilakukan untuk memastikan keamanan pangan, kualitas menu, serta efektivitas distribusi di seluruh wilayah Indonesia.
BGN menegaskan bahwa penghentian ini bersifat sementara dan bukan karena kendala pendanaan. Sebelumnya, BGN juga telah membantah berbagai informasi menyesatkan yang menyebut program MBG dihentikan akibat masalah anggaran.
Pemerintah berharap momentum libur sekolah dapat dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi program strategis nasional tersebut sehingga saat tahun ajaran baru dimulai, layanan MBG dapat berjalan lebih tertata, efisien, dan memberikan manfaat yang lebih maksimal bagi masyarakat.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!