Waspada! Curanmor Masih Marak di Surabaya, Residivis Kembali Beraksi

Waspada! Curanmor Masih Marak di Surabaya, Residivis Kembali Beraksi
liputanjayaraya.com,

Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi ancaman serius di Surabaya. Masyarakat diminta untuk lebih waspada dan tidak lengah saat memarkir kendaraan, terutama di area minim pengawasan.

Unit Reskrim Polsek Wiyung berhasil meringkus seorang pria berinisial MF (27), warga Bulak Jaya Gang III, yang diduga sebagai pelaku curanmor. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam bernopol M-5041-NO yang ditemukan tanpa kunci kontak dan tanpa STNK.

Pelaku diketahui menggunakan kunci T sebagai alat utama untuk merusak sistem penguncian motor. Dengan metode ini, kendaraan dapat dibobol hanya dalam hitungan detik sebelum dibawa kabur dan dijual ke penadah.

Kapolsek Wiyung, Lya Ambarwati, mengungkapkan bahwa pelaku tidak beraksi sendirian. Ia menjalankan aksinya bersama komplotan, salah satunya saat mencuri motor di sebuah toko parfum di kawasan Lakarsantri pada 24 Februari 2026.

“Pelaku berperan sebagai eksekutor. Dari pengakuannya, kunci T tersebut sudah digunakan untuk mencuri tujuh kendaraan di tujuh lokasi berbeda,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, MF mengaku membeli kunci T tersebut dari seseorang di Bangkalan.

Ironisnya, MF merupakan seorang residivis. Pada 2025, ia pernah terlibat kasus curanmor di wilayah Tambaksari dan divonis 10 bulan penjara. Bahkan sebelumnya, pada 2018, ia juga tersandung kasus penjambretan di Kenjeran dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara.

Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pelaku lain yang masih buron, serta menelusuri asal-usul pembuat kunci T yang digunakan dalam aksi kejahatan ini.

Imbauan untuk masyarakat: Selalu gunakan kunci ganda, parkir di tempat aman dan terang, serta bila memungkinkan pasang alarm atau GPS pada kendaraan. Jangan beri celah bagi pelaku kejahatan!

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ghoib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *