Banyuwangi ,– Warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, digemparkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang terbungkus kantong plastik (kresek) berwarna ungu di aliran sungai setempat.
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi tertambat di area bendungan desa pada Minggu (23/3/2026). Awalnya, warga yang melintas tidak menaruh curiga dan mengira bungkusan itu hanyalah boneka yang hanyut terbawa arus.
Namun kecurigaan mulai muncul saat salah satu warga, Najib, memperhatikan lebih seksama melalui kamera ponselnya.
“Saya kira awalnya boneka. Tapi setelah saya zoom pakai kamera, kelihatan seperti rambut manusia. Dari situ saya yakin itu bukan boneka,” ujar Najib saat ditemui, Senin (23/3/2026).
Merasa ada yang tidak beres, Najib bersama keluarganya kemudian memberanikan diri mendekati dan mengevakuasi bungkusan tersebut. Betapa terkejutnya mereka saat memastikan isi dalam kresek itu adalah jasad bayi laki-laki yang sudah tidak bernyawa.
“Kami nekat mengambilnya, ternyata benar bayi. Kondisinya sudah meninggal dunia,” ungkapnya dengan nada sedih.
Peristiwa itu terjadi saat Najib dan keluarganya hendak bersilaturahmi ke kampung sebelah dengan berjalan kaki melintasi bendungan. Tanpa sengaja, mereka melihat kresek ungu yang tersangkut di kubangan air bendungan.
Setelah memastikan temuan tersebut, warga langsung melaporkannya kepada pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut.
Saat ini, jenazah bayi tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Blambangan, Banyuwangi. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
Kasus ini menambah daftar panjang peristiwa tragis pembuangan bayi, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan perlindungan terhadap anak.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!