SURABAYA, –Perjalanan pulang sekelompok perempuan dari Galaxy Mall Surabaya berubah menjadi pengalaman mencekam saat melintas di kawasan Menur, Surabaya. Mereka dihadang seorang pria yang mengendarai becak motor (bentor) dan secara tiba-tiba menuduh telah terjadi tabrakan.
Menurut keterangan korban, mereka sempat mengabaikan pria tersebut karena merasa tidak pernah menyenggol kendaraan apa pun. Namun, pelaku justru terus mengejar hingga mendekati RS Menur.
Di lokasi itu, pelaku mulai bersikap agresif dan memaksa korban untuk bertanggung jawab atas kerusakan yang dituduhkan. Suasana pun sempat memanas, terlebih saat pelaku berulang kali mendesak agar masalah diselesaikan saat itu juga.
Pelaku bahkan sempat mengajak korban menuju kantor polisi untuk membuat laporan resmi. Namun, ketika ajakan tersebut disanggupi, sikap pelaku berubah. Ia terlihat ragu dan akhirnya enggan melanjutkan proses tersebut.
Kondisi ini memicu dugaan kuat bahwa aksi tersebut merupakan modus penipuan jalanan. Pelaku diduga sengaja menciptakan situasi seolah-olah terjadi kecelakaan untuk menekan korban agar memberikan sejumlah uang sebagai bentuk “ganti rugi”.
Beruntung, para korban tidak terpancing dan memilih tetap tenang hingga akhirnya dapat melanjutkan perjalanan tanpa mengalami kerugian.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat, khususnya di Surabaya, agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan di jalanan. Menjelang momen Idul Fitri, warga diimbau untuk tidak mudah percaya pada tuduhan sepihak tanpa bukti jelas serta segera mencari bantuan apabila menghadapi situasi serupa.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!