Pikap Bermuatan Emak-Emak Tergelincir ke Jurang di Bangkalan, Diduga Tak Kuat Menanjak

Pikap Bermuatan Emak-Emak Tergelincir ke Jurang di Bangkalan, Diduga Tak Kuat Menanjak
liputanjayaraya.com,

Bangkalan,- Kecelakaan tunggal melibatkan mobil pikap yang mengangkut rombongan emak-emak terjadi di Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (4/4/2026). Kendaraan bak terbuka tersebut tergelincir ke jurang diduga karena tidak kuat menanjak saat melintasi jalan perbukitan.

Peristiwa ini sempat memicu kepanikan, lantaran seluruh penumpang yang berada di bak terbuka terjatuh ke bawah jurang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat mobil pikap mengangkut belasan emak-emak yang hendak menghadiri acara pernikahan di desa lain. Saat melintasi jalan sempit dan menanjak di kawasan perbukitan, kendaraan diduga tidak mampu menahan beban.

Mobil kemudian berjalan mundur secara perlahan hingga akhirnya tergelincir ke sisi kanan jalan dan tersangkut di lereng jurang. Akibatnya, para penumpang yang berada di bak terbuka terlempar dan jatuh ke bawah. Teriakan histeris pun pecah saat insiden berlangsung.

Sementara itu, bodi kendaraan pikap tersangkut di bebatuan pada lereng curam di sisi jalan. Para korban dilaporkan mengalami luka-luka ringan hingga dislokasi akibat terjatuh.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergegas memberikan pertolongan. Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong untuk mengevakuasi korban sekaligus mengangkat kendaraan kembali ke badan jalan.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Agung Intama, mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang karena sangat berbahaya.

“Kami imbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mempergunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang sehingga peristiwa seperti ini bisa kita hindari,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kendaraan bak terbuka diperuntukkan untuk mengangkut barang, bukan manusia. Selain itu, pengemudi juga diminta selalu berhati-hati, terutama saat melintasi jalur menanjak dan medan ekstrem.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ghoib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *