Sidoarjo,– Seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian kotak amal diamankan warga saat beraksi di sebuah musala di Desa Kalidawir RT 12, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (20/3/2026).
Pelaku nyaris menjadi sasaran amuk massa yang geram atas perbuatannya. Namun, situasi berhasil dikendalikan karena warga memilih menahan emosi, terlebih tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Aksi pelaku terbongkar berkat kejelian seorang anak perempuan berinisial I. Saat itu, ia merasa curiga melihat pria tak dikenal mondar-mandir di sekitar musala ketika salat Jumat sedang berlangsung.
Kecurigaan tersebut mendorongnya untuk mengintip ke dalam musala. Ia pun mendapati pria tersebut tengah mengambil kotak amal dan memindahkan uangnya ke dalam tas selempang yang dibawanya.
Mengetahui hal itu, sang anak segera memanggil ayahnya. Warga yang mendapat laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil menangkap pelaku sebelum sempat melarikan diri.
Situasi sempat memanas, namun warga akhirnya mengamankan pelaku dalam kondisi terikat untuk menghindari upaya kabur maupun aksi main hakim sendiri.
Dari hasil pemeriksaan awal oleh warga, pelaku diperkirakan berusia sekitar 26 hingga 27 tahun dan mengaku berasal dari Pasuruan. Saat diamankan, ia tidak membawa identitas diri.
Warga juga menemukan sejumlah uang dalam jumlah cukup banyak di dalam tas pelaku. Hal ini memunculkan dugaan bahwa pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi, melainkan telah melakukan pencurian di sejumlah musala atau masjid lainnya.
Diketahui, musala di Desa Kalidawir tersebut memang kerap menjadi target pencurian kotak amal. Setidaknya, sudah empat kali kejadian serupa terjadi sebelumnya.
Kasus ini selanjutnya diserahkan kepada pihak berwajib untuk proses hukum lebih lanjut. Warga berharap adanya peningkatan keamanan di tempat ibadah guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!