Pelarian Setahun Berakhir, Pelaku Pencabulan di Mojokerto Diringkus Saat Tertidur

Pelarian Setahun Berakhir, Pelaku Pencabulan di Mojokerto Diringkus Saat Tertidur
liputanjayaraya.com,

Mojokerto – Pelarian panjang seorang pemuda berinisial SAGP (27), warga Desa Randegan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, akhirnya berakhir.

Ia ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Kota saat sedang tertidur di tempat persembunyiannya, Rabu (1/4/2026).

SAGP merupakan buronan kasus pencabulan terhadap pacarnya sendiri, SA (16), yang telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban sejak tahun 2024 lalu.

Selama hampir satu tahun dalam pelarian, tersangka dikenal kerap berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas, mulai dari wilayah Surabaya hingga Sidoarjo.

Kasi Humas Polres Mojokerto Kota, Iptu Jinarwan, mengungkapkan bahwa tindakan asusila tersebut dilakukan pelaku dalam kurun waktu Januari hingga Maret 2024. Dalam periode itu, tersangka tercatat melakukan perbuatannya sebanyak empat kali di rumah korban.

“Pelaku melakukan aksinya dengan cara memaksa dan mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis pisau. Selain itu, pelaku juga menjanjikan akan menikahi korban agar menuruti keinginannya,” jelas Iptu Jinarwan.

Namun, janji tersebut tidak pernah ditepati. Saat korban menagih komitmen untuk dinikahi, pelaku justru menghilang dan meninggalkan korban, hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Dalam penangkapan itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, sprei, serta senjata tajam yang digunakan untuk mengancam. Selain itu, polisi juga menemukan sebuah flash disk berisi rekaman video tindakan asusila yang diduga sengaja direkam oleh pelaku.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto Kota untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, SAGP dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ia terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ghoib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *