Pasutri Asal Surabaya Tertabrak KA di Nganjuk, Istri Tewas di Lokasi

Pasutri Asal Surabaya Tertabrak KA di Nganjuk, Istri Tewas di Lokasi
liputanjayaraya.com,

SURABAYA,— Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api Baron, Desa Waung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Kamis malam (19/3/2026). Sepasang suami istri (pasutri) asal Siwalankerto, Surabaya, tertabrak kereta api saat melintas menggunakan sepeda motor.

Korban diketahui berinisial AH (56) dan Sulastri (56). Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, ketika motor Honda Beat bernopol L 4123 OL yang mereka kendarai tertabrak Kereta Api Mutiara Selatan. Akibat kejadian tersebut, Sulastri yang duduk di boncengan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, I Putu Darius Pradnyana, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, pasutri tersebut melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang. Setibanya di perlintasan, mereka sempat berhenti karena palang pintu kereta api tertutup akibat adanya kereta yang melintas.

“Setelah kereta pertama lewat, diduga pengendara menerobos palang pintu yang masih tertutup,” ujarnya.

Tanpa disadari, dari arah utara ke selatan melaju kereta api kedua, yakni KA Mutiara Selatan dengan nomor lokomotif CC 2061383 yang dikemudikan masinis berinisial RH. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Benturan keras menyebabkan bagian belakang sepeda motor tertabrak kereta, hingga tubuh Sulastri terpental sejauh beberapa meter. Sementara itu, AH mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan.

Petugas yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban dan membawanya ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil keterangan, pasutri tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan mudik dari Surabaya menuju kampung halaman mereka di Kabupaten Ngawi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu dan palang pintu perlintasan kereta api, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas, guna menghindari kejadian serupa.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : (Hib)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *