Maling Perkutut di Pasuruan Babak Belur Dihajar Warga, Kasus Berakhir Damai

Maling Perkutut di Pasuruan Babak Belur Dihajar Warga, Kasus Berakhir Damai
liputanjayaraya.com,

Pasuruan – Aksi pencurian burung perkutut di Kota Pasuruan berakhir apes bagi pelakunya. Seorang pria berinisial I babak belur dihajar warga setelah kepergok mencuri burung milik warga di Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kalimantan, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 22.45 WIB. Aksi pelaku terbongkar setelah salah satu warga mendengar suara burung dalam sangkar yang gelisah dan berontak.

“Burung yang dicuri adalah perkutut milik saudara Budi Mulyono, warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Trajeng,” ujar Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi, Selasa (31/3/2026).

Merasa curiga, warga kemudian keluar rumah dan mendapati pelaku tengah mengambil burung tersebut. Warga pun langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di kawasan Jalan Halmahera, tak jauh dari lokasi tambal ban.

“Terduga pelaku dikejar dan berhasil diamankan oleh warga,” tambahnya.

Pelaku yang tertangkap sempat menjadi sasaran amukan warga hingga mengalami luka-luka. Tak lama kemudian, kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Gadingrejo bersama Polres Pasuruan Kota segera mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku sekitar pukul 23.00 WIB untuk proses lebih lanjut.

“Pelaku diamankan di Polres dan saat ini masih menjalani perawatan,” jelas Junaidi.

Dari hasil penanganan awal, burung perkutut milik korban berhasil diamankan dalam kondisi selamat. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi guna mendalami kasus tersebut.

Namun, dalam perkembangannya, kasus ini diselesaikan melalui jalur mediasi. Hal itu dilakukan setelah diketahui bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

“Berdasarkan hasil pendalaman, pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan masih dalam perawatan, dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa Lawang,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, korban memilih untuk memaafkan pelaku. Pihak keluarga pelaku pun memberikan jaminan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang kembali.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ghoib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *