Probolinggo — Nasib apes dialami Dwi Prihantina (57), warga Dusun Pasar, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Perempuan yang akrab disapa Titin itu menjadi korban penjambretan saat hendak kulakan, Senin (6/3) sekitar pukul 18.10 WIB.
Peristiwa terjadi saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam seorang diri menuju toko langganannya di Desa Curahsawo. Saat melintas di jalur pantura, tepatnya di perbatasan Desa Pajurangan–Curahsawo, korban tiba-tiba dipepet dua pria tak dikenal yang berboncengan menggunakan Yamaha N-Max hitam.
Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menarik gelang emas seberat 5 gram yang dikenakan korban. Aksi itu membuat korban terkejut hingga berteriak. Hentakan keras saat penjambretan menyebabkan motor korban oleng dan terjatuh, bahkan wajahnya membentur aspal.
Usai merampas perhiasan korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat. Meski dalam kondisi terluka, korban sempat berusaha mengejar, namun pelaku berhasil kabur dan menghilang dari pandangan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian pipi serta kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp12 juta. Sepeda motor korban juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat melintasi jalur sepi. Warga diimbau menghindari bepergian sendirian pada sore hingga malam hari guna meminimalisir risiko tindak kejahatan.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!