Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Simpang Lima Tugu Pendekar, Kota Madiun. Seorang anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) terluka serius setelah kakinya terlindas bus pariwisata saat melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas, Senin (23/3/2026).
Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi singkat itu, suasana di lokasi tampak tegang. Sejumlah anggota polisi terlihat meluapkan emosi kepada pengemudi bus, memicu adu argumen yang nyaris berujung kericuhan.
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya dapat dikendalikan. Petugas mengamankan sopir dan kru bus ke dalam mobil patroli guna menghindari eskalasi konflik di tengah kerumunan warga yang mulai memadati lokasi kejadian.
Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, menjelaskan bahwa insiden bermula dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan bus pariwisata bernopol AB 7542 UA. Kendaraan tersebut diketahui nekat melintas di jalur terlarang bagi kendaraan besar.
Bus yang dikemudikan pria berinisial AA itu melaju dari arah Ponorogo menuju pusat kota. Saat tiba di kawasan perlimaan Jalan Diponegoro, petugas Satlantas berinisial PSA berupaya menghentikan kendaraan dan mengarahkan sopir untuk putar balik.
“Petugas sudah memberikan isyarat dan instruksi kepada pengemudi untuk memutar balik karena melanggar jalur,” jelas AKP Nanang.
Namun, saat proses manuver berlangsung, insiden tak terduga terjadi. Roda kanan bagian belakang bus justru melindas kaki petugas PSA yang berada di sekitar kendaraan.
Akibatnya, korban mengalami patah tulang serius pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Bus tersebut diketahui mengangkut enam penumpang dari Ponorogo menuju Terminal Kota Madiun. Saat ini, kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti, sementara sopir dan kernet masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota.
“Kendaraan sudah kami amankan dan kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegas AKP Nanang.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar, untuk selalu mematuhi rambu dan aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung pada konsekuensi serius.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!