Indragiri Hulu, – Kasus dugaan pelecehan seksual berkedok pengobatan kembali mencuat dan menghebohkan masyarakat. Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial W (34), warga Kabupaten Pelalawan, Riau, menjadi korban seorang pria yang mengaku dukun di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Peristiwa ini bermula dari keinginan korban yang telah 12 tahun menikah namun belum juga dikaruniai keturunan. Dalam upaya mencari solusi, korban mendapatkan informasi mengenai seorang dukun yang disebut mampu membantu mengatasi masalah kesuburan.
Korban kemudian mendatangi rumah pelaku berinisial DS alias Andi (48), warga Desa Lambangsari, Kecamatan Lirik, Inhu. Awalnya, korban berharap mendapatkan pengobatan secara spiritual.
Namun, alih-alih menjalani pengobatan yang wajar, pelaku diduga justru memanfaatkan kondisi korban. Dengan dalih ritual khusus agar cepat memperoleh keturunan, pelaku mengarahkan korban untuk melakukan hubungan badan.
Menurut pengakuan korban, tindakan tersebut terjadi berulang kali, bahkan hingga puluhan kali pertemuan. Pelaku meyakinkan korban bahwa “ritual” tersebut merupakan bagian dari proses pengobatan agar segera hamil.
“Awalnya saya percaya karena memang ingin punya anak. Tapi lama-lama saya merasa ada yang tidak benar,” ujar korban.
Akibat peristiwa tersebut, korban akhirnya diketahui hamil. Merasa tertipu dan dilecehkan, korban pun memberanikan diri melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.
Kasus ini kini tengah dalam penanganan aparat penegak hukum. Polisi akan mendalami keterangan korban serta mengumpulkan bukti-bukti untuk menjerat pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap praktik pengobatan alternatif yang tidak jelas legalitas maupun metode yang digunakan.
Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!