Cinta Berujung Tipu Daya, Gadis Mojokerto Rugi Rp24 Juta Ditipu Kekasih Ngaku Anggota Brimob

Cinta Berujung Tipu Daya, Gadis Mojokerto Rugi Rp24 Juta Ditipu Kekasih Ngaku Anggota Brimob
liputanjayaraya.com,

Seorang gadis asal Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri. Pelaku yang mengaku sebagai anggota Brimob itu berhasil memperdaya korban hingga mengalami kerugian mencapai Rp24 juta.

Pelaku diketahui berinisial RIA alias Rio (22), warga Kecamatan Kemlagi. Ia nekat menyamar sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia dengan memanfaatkan foto-foto berseragam yang diambil dari media sosial untuk meyakinkan korban.

Korban berinisial CEP (24) mulai menjalin hubungan dengan pelaku sejak November 2025. Dalam perjalanan hubungan tersebut, korban yang telah terlanjur percaya rela memenuhi berbagai permintaan pelaku.

Di antaranya, korban mengkredit sebuah iPhone 14 senilai Rp19 juta, serta meminjam uang melalui layanan pinjaman online sebesar Rp4 juta hingga Rp6 juta untuk diberikan kepada pelaku.

Tak hanya merugikan secara materi, pelaku juga memanfaatkan kepercayaan korban hingga menjalin hubungan layaknya suami istri. Bahkan, pelaku sempat mendatangi rumah korban dan berencana melamar setelah Lebaran, guna semakin meyakinkan keluarga korban.

Kecurigaan keluarga akhirnya muncul setelah mempertanyakan kejelasan status pekerjaan pelaku. Saat didesak, pelaku mengakui bahwa dirinya bukan anggota polisi seperti yang selama ini diklaim.

Pelaku kemudian diamankan ke Polsek Gedeg untuk proses hukum lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, RIA diketahui hanya bekerja sebagai pekerja harian lepas di sebuah perusahaan ekspedisi di Surabaya.

Motif penipuan diduga dilatarbelakangi faktor ekonomi serta keinginan pelaku untuk menjadi anggota Polri.

Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Mojokerto Kota. Ia dijerat dengan Pasal 492 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan berkedok identitas palsu, terlebih yang memanfaatkan hubungan asmara untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Apa pendapatmu? Tulis di kolom komentar dengan sopan dan beretika. Jangan lupa bagikan agar semakin banyak yang tahu!

*) Oleh : Ghoib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *